Artikel
PELAKSANAAN SUB PIN POLIO DESA KLOTOK
Pemerintah bersama Komite Imunisasi Nasional telah memberikan rekomendasi untuk segera merespons KLB dengan memberikan imunisasi tambahan atau yang dikenal dengan Sub Pekan Imunisasi Polio (Sub PIN Polio),” kata Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Maxi Rein Rondonuwu seperti dikutip dari laman resmi Kementerian Kesehatan.
Kasus polio di Jatim ditetapkan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB) karena ditemukan 11 anak yang terjangkit virus tersebut. Padahal dari hasil surveilans, sembilan anak yang terjangkit tidak menunjukkan gejala polio, namun saat feses mereka dicek lebih mendalam, baru diketahui bahwa sembilan anak tersebut terjangkit virus polio. Sedangkan dua anak lainnya, yaitu di Sampang dan Pamekasan baru diketahui terjangkit polio karena kondisinya sakit dan kini sudah mendapatkan pendampingan untuk menjalani terapi.
Sub PIN Polio akan dilaksanakan dalam dua putaran. Putaran pertama digelar pada 15 Januari 2024, sedangkan putaran kedua akan berlangsung mulai 19 Februari 2024. Setiap putaran digelar dalam waktu satu minggu dengan jarak antarputaran minimal satu bulan.
Pada hari Rabu, 17 Januari 2024. UPT Puskesmas Balongpanggang beserta Bidan dan kader posyandu Desa Klotok Beserta Pemerintah Desa Klotok melaksanakan Sub Pin Polio, yang dilaksanakan di SDN 130 dan SDN 131 Desa Klotok, TK Negri Pembina dan KB Desa Klotok, Balai Dusun Barat dan Balai Dusun Klotok. Dengan sasaran Anak usia 0 sampai 8 tahun.
Kenali Bahaya Penyakit Polio
Polio adalah penyakit yang disebabkan oleh virus polio dan dapat menyebabkan kelumpuhan. Polio sebenarnya bisa menyerang siapa saja, tapi lebih rentan menyerang anak-anak, terutama usia di bawah 5 tahun.
Polio tergolong penyakit yang sangat berbahaya karena beberapa faktor berikut:
- Polio tergolong penyakit yang mudah menular. Penularannya melalui kontak langsung, bisa lewat droplet atau percikan ludah saat bersin atau batuk, bisa juga melalui kontaminasi feses dari pengidap polio.
- Polio tak hanya menyebabkan kelumpuhan, tapi juga bisa berakibat fatal seperti kematian. Berdasarkan data Kemenkes, 5-10 persen dari pengidap polio yang mengalami kelumpuhan akan meninggal karena otot-otot pernafasan mereka juga ikut lumpuh.
- Orang yang terinfeksi virus polio berisiko terkena cacat permanen akibat lumpuh.
- Polio belum ada obatnya sehingga orang yang terinfeksi polio tidak bisa disembuhkan. Namun, polio bisa dicegah lewat pemberian vaksin atau imunisasi.
LAPORAN KETERANGAN PERTANGGUNGJAWABAN PEMERINTAHAN DESA (LKPPD) DESA KLOTOK TAHUN 2023
WISUDA SEKOLAH ORANG TUA HEBAT
PEMBERIAN PENGHARGAAN ANUBHAWA SASANA DESA DAN KELURAHAN SADAR HUKUM KEPADA DESA KLOTOK
DESA KLOTOK CEGAH KANKER SERVIKS DENGAN PEMERIKSAAN IVA
KELAS IBU HAMIL POSYANDU DESA KLOTOK
DASA WISMA PKK DESA KLOTOK MENUJU KESEJAHTERAAN BERSAMA.
Sambut Kepulangan, Ainun Najib Launching SMP Islam Syifaul Qulub Gresik
JUMANTIK DESA KLOTOK
PENYERAHAN BLT DD DESA KLOTOK TAHUN 2023
SEKOLAH ORANG TUA HEBAT DESA KLOTOK
KARNAVAL DESA KLOTOK

